Kabupaten Sikka

Kab Sikka

Kabupaten Sikka Dengan Ibukota Kabupatennya Maumere, Adalah Merupakan Sebuah Kabupaten Di Pulau Flores, Yang Masih Berada Didalam Wilayah Propinsi NTT (Nusa Tenggara Timur). Kabupaten Sikka Merupakan Sebuah Kabupaten Yang Memiliki Posisi Yang Strategis Sebagai Jalur Masuk Keluarnya Barang Lintas Flores. Sarana Transportasi Udara Yang Dapat Digunakan Sebagai Akses masuk Dan Keluar Dari Kabupaten Sikka Ini Dapat Diakses Melalui Bandar Udara Waioti Yang Hingga Saat Ini Telah Dapat Disinggahi Oleh Pesawat Berukuran Sedang Seperti Pesawat Jenis Fokker 28. Sarana Perhubungan Laut Dari Dan Keluar Kabupaten Sikka Ini Dapat Diakses Melalui Pelabuhan Laut Sadang Bui. Pelabuhan Laut Yang Berada Di Kabupaten Sikka Ini Mampu Melayani Kapal-Kapal Niaga Yang Bertonase Sedang. Selain Pelabuhan Laut Ini, Kabupaten Sikka Juga Dapat Diakses Melalui Sebuah Pelabuhan Kecil Lainnya Yang Berada Di Wuring Lama.

Kabupaten Sikka Sebagai Sebuah Kabupaten Yang Berada Di Bagian Timur Dari Daratan Flores Ini, Secara Geografis Berbatasan Darat Langsung Dengan Kabupaten Ende, Kabupaten Ngada Dan Flores Timur. Transportasi Darat Yang Telah Mampu Melayani Hampir Keseluruhan Daratan Flores Ini Menjadi Faktor lain Yang Menghubungkan Wilayah-Wilayah Lain Di Daratan Flores Ini Dengan Wilayah Kabupaten Sikka, Seperti Contohnya Adalah Manggarai, Manggarai Timur, Kabupaten Ende, Kabupaten Ngada, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai Barat, Dan  Kabupaten Lembata. Karena Letaknya Dan Juga Fasilitas Lainnya Yang Mendukung, Menyebabkan Kabupaten Sikka Juga Dijadikan Sebagai Salah Satu Pintu Gerbang Utama Bagi Arus Masuk/Keluarnya Barang Di Daratan Flores.

Letak Astronomis Kabupaten Sikka Adalah Diantara 8° 6′ 36″LS – 8° 48′ 0″LS Dan 121° 40′ 12″BT – 122° 41′ 24″BT. Ketinggian Wilayah Kabupaten Sikka Rata-Rata Adalah Dalam Bentangan Tinggi Daratan Yang Berada Di Atas Ketinggian 500 Mdpl. Dengan Kondisi Kemiringan Lahan Yang Memiliki Banyak Lereng Yang Berkemiringan Lebih Dari 40°. Walau Memiliki Banyak Lereng-Lereng Dalam Kontur Permukaannya, Kabupaten Sikka Ini Memiliki Banyak Sumber Mata Air, Yang Cukup Untuk Memenuhi Kebutuhan Akan Ketersediaan Air Bagi Para Petani Lokal Setempat. Dengan Kelerengannya Yang Bervariasi Ini Jugalah Yang Menyebabkan Debit Maa Air Yang Ada Di Kabupaten Sikka Ini Sangat Bervariasi.

Batas-Batas Geografis Kabupaten Sikka Adalah :
 1. Sebelah Utara Kabupaten Sikka Berbatasan Dengan : Laut Flores
 2. Sebelah Timur Kabupaten Sikka Berbatasan Dengan : Kabupaten Flores Timur
 3. Sebelah Selatan Kabupaten Sikka Berbatasan Dengan : Laut Sawu
 4. Sebelah Barat Kabupaten Sikka Berbatasan Dengan : Kabupaten Ende

Wilayah Administratif Kabupaten Sikka Terdiri Dari 11 Wilayah Kecamatan Yang Meliputi 125 Desa Dan 13 Kelurahan, Pembagian Wilayah Kecamatan Kabupaten Sikka Adalah Sebagai Berikut :
  1. Kecamatan Nita
  2. Kecamatan Kewapante
  3. Kecamatan Maumere
  4. Kecamatan Bola
  5. Kecamatan Alok
  6. Kecamatan Paga
  7. Kecamatan Mego
  8. Kecamatan Lela
  9. Kecamatan Waigete
 10. Kecamatan Talibura
 11. Kecamatan Palue

Kabupaten Sikka Adalah Juga Sebuah Kabupaten Kepulauan Yang Ada Di NTT (Nusa Tenggara Timur). Kabupaten Sikka Terdiri Atas Beberapa Pulau Sedang Dan Kecil Yang Antara Lain Adalah :
 1. Pulau Babi/Bater
 2. Pulau Pangabatang
 3. Pulau Kambing
 4. Pulau Pemana Besar
 5. Pulau Palue
 6. Pulau Sukun.

Salah Satu Alat Musik Tiup Tradisional NTT Asal Kabupaten Sikka, Tepatnya Dari Wilayah Solor Barat. Masyarakat Dari Suku Talibura, Menyebut Alat Musik Tradisional Ini Dengan Nama Sason Atau Sason Nuren. Sason Adalah Pengertian Jantan Atau Laki-Laki Dan Nuren Memiliki Arti Perempuan. Bentuk Alat Musik Ini Adalah Dua Buah Suling Yang Dimainkan Bersamaan. Menurut Masyarakat Setempat, Bahwa Dari Cerita Rakyat Yang Ada Dan Berkembang Disebutkan Asal Mula Penggunaan Alat Suling Ini Adalah Oleh Seorang Sakti Tempo Dulu Di Wilayah Solor Barat Yang Memiliki Dua Mulut Atau Bermulut Kembar. Bagi Masyarakat Tradisional Solor Barat, Dia Dikenal Dengan Nama Edoreo Dan Ada Pula Yang Menyebutnya Dengan Nama Labaama Kaha. Masih Dalam Penceritaan Yang Sama Disebutkan Juga Bahwa Edoreo Atau Labaama Kaha Ini Mampu Memainkan Sason Nuren Secara Bersamaan.

Tarian Tradisional NTT Asal Kabupaten Sikka Adalah Sebuah Ragam Tarian Tradisional Yang Dikenal Dengan Nama Tarian Leke Atau Tari Leke. Tari Leke Ini Ditarikan Sebagai Bentuk Ungkapan Rasa Syukur Atas Keberhasilan Yang Mereka Raih. Tari Leke Ini Adalah Tarian Suku Sikka Krowe Yang Waktu Menarikannya Biasa Dilakukan Pada Malam Hari Dengan Diiringi Bunyi-Bunyian Dari Gong Waning Dan Lantunan Syair-Syair Adat Masyarakat Di Kabupaten Sikka.

***

Sumber: http://www.nttuweb.com/ntt/sikka/profil-sikka.php

Foto: bisnis-jatim.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>